Ilmuwan Menciptakan Hologram Yang Dapat Anda Sentuh, Dan Bahkan Berjabat Tangan Dengan

Hologram interaktif selalu menjadi bahan fiksi ilmiah tetapi para ilmuwan kini telah menciptakan hologram yang dapat Anda sentuh dan jabat tangan.

Para peneliti di University of Glasgow telah menciptakan hologram yang menggunakan pancaran udara yang dikenal sebagai ‘aerohaptics’ untuk mensimulasikan perasaan sentuhan. Sementara hologram telah ada sejak lama, hologram interaktif yang memiliki massa dan dapat disentuh tetap berada di ranah fiksi ilmiah. Sementara hologram standar semakin banyak digunakan secara komersial di berbagai sektor, para peneliti juga sedang mengerjakan ‘tensor holography’ yang dapat membawa teknologi ke arus utama dan memungkinkan pembuatan hologram waktu nyata untuk digunakan dalam realitas virtual, pencetakan 3D, dan lagi.

Umpan balik haptic juga telah banyak digunakan dalam perangkat elektronik untuk memberikan umpan balik yang lebih realistis dalam pengontrol video game, serta dalam terapi rehabilitasi setelah stroke dan cedera yang melemahkan. Ini juga ditemukan di sebagian besar ponsel cerdas dan jam tangan pintar modern yang biasanya menggunakan getaran saat mengirimkan pemberitahuan atau untuk memberi tahu pengguna bahwa penekanan tombol mereka telah diaktifkan. Namun, teknologinya bervariasi dari satu perangkat ke perangkat lain, dan sementara sebagian besar perangkat menggunakan aktuator massa berputar eksentrik (ERM), Taptic Engine Apple menggunakan aktuator resonansi linier (LRA) di MacBook dan iPhone-nya.

Terkait: Project Starline Google Membawa Obrolan Video Ke Level Hologram

Para ilmuwan dari kelompok penelitian elektronik dan teknologi penginderaan Universitas Glasgow berada di balik hologram baru yang menurut para peneliti pada akhirnya dapat memungkinkan orang untuk berjabat tangan dengan siapa pun secara virtual. Untuk menghasilkan teknologi baru, para peneliti telah menggunakan perangkat keras yang tersedia dan terjangkau untuk membuat jet udara yang mensimulasikan perasaan sentuhan. Menurut para peneliti, teknologi itu bahkan menjanjikan untuk membuat holodek seperti Star Trek menjadi kenyataan suatu hari nanti, meskipun mereka juga memperingatkan bahwa itu tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Hologram Dibuat Menggunakan Unity Game Engine

Pesan hologram Mando di The Mandalorian

Penemuan ini dapat merevolusi aplikasi virtual dan augmented reality karena tidak seperti umpan balik haptic dalam implementasi VR dan AR tradisional, hologram sensor sentuh tidak memerlukan pengontrol genggam atau sarung tangan pintar untuk menghasilkan indera sentuhan. Sebagai gantinya, ia menggunakan nosel yang meniupkan udara sebagai respons terhadap gerakan tangan pengguna. Menurut para peneliti, sistem ini menggunakan kaca dan cermin untuk memproyeksikan hologram 2D, sedangkan perangkat lunak di balik teknologi tersebut adalah mesin video game lintas platform Unity yang juga digunakan oleh berbagai industri, termasuk otomotif, arsitektur, teknik, dan konstruksi.

Untuk mendemonstrasikan sistem aerohaptik, para peneliti menciptakan bola basket holografik yang mereka klaim dapat “disentuh, digulung, dan dipantulkan dengan meyakinkan.” Mereka lebih lanjut mengklaim bahwa sistem haptic cukup realistis untuk memungkinkan pengguna merasakan bentuk bola yang sudah dikenal. Ke depan, para peneliti berharap untuk menambahkan beberapa dimensi baru ke sistem haptic. Pekerjaan pengembangan saat ini sedang dilakukan untuk memodifikasi suhu pancaran udara agar pengguna dapat merasakan suhu permukaan. Para peneliti juga berencana untuk menambahkan aroma ke aliran udara untuk menawarkan pengalaman interaktif yang lebih realistis yang akan mencakup sensasi penciuman.

Berikutnya: Seperti Apa Lensa Kontak Augmented Reality yang Dilaporkan Apple

Sumber: wiley.com

Kumail Nanjiani dan Brian Tyree Henry di film Eternals

Eternals Menerima Peringkat Dewasa di Rusia untuk Superhero Gay Secara Terbuka